Tampilkan postingan dengan label Jurnal Manajemen Konstruksi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jurnal Manajemen Konstruksi. Tampilkan semua postingan

Kamis, 17 Maret 2011

Jurnal Manajemen Konstruksi

Jurnal Manajemen Konstruksi
Yang dimaksud dengan proyek adalah suatu usaha untuk mencapai suatu tujuan tertentu yang dibatasi oleh waktu dan sumber daya yang terbtas. Sehingga pengertian proyek konstruksi adalah suatu upaya untuk mencapai suatu hasil dalam bentuk bangnan atau infrastruktur.
Manajemen proyek konstruksi adalah proses penerapan fungsi-fungsi manajemen (perencanaan, pelaksanaan dan penerapan) secara sistimtis pada suatu proyek dengan mengunkan sumber daya yang ada secara efktif dan efsien agar tercapai tujuan proyek secara optimal.
Manajemen Konstruksi meliputi mutu fisik konstruksi, biaya dan waktu. manajemen material dan manjemen tenaga kerja yang akan lebih ditekankan. Hal itu dikrenakan manajemen perecanaan berperan hanya 20% dan sisanya manajemen pelaksanaan termasuk didalamnya pengendalian biaya dan waktu proyek.
Manajemen konstruksi memiliki beberapa fugsi antara lain :
1. Sebagai Quality Control untuk menjaga kesesuaian antara perencanaan dan pelaksanaan
2. Mengantisipasi terjdinya perubahan kondisi lapngan yang tidak pasti dan mengatasi kendala terbatasnya waktupelaksanaan
3. Memantau prestasi dan kemajuan proyek yang telah dicpai, hal itu dilakukan dengan opname (laporan) harian, mingguan dan bulanan
4. Hasil evaluasi dpat dijadikan tindakan pengmbilan keptusan terhadap masalah-masalah yang terjadi di lapangan
5. Fungsi manajerial dari manajemen merupakan sistem informasi yang baikuntuk menganalisis performa dilapangan

Tujuan Manajemen Konstruksi
Sasaran Manajemen Konstruksi adalah mengelola fungsi manajemen atau mengatur pelaksanaan pembangunan sedemikian rupa sehingga diperoleh hasil optimal sesuai dengan persyaratan (spesification) untk keperluan pencapaian tujuan ini, perlu diperhatikan pula mengenai mutu bangunan, biaya yang digunakan dan waktu pelaksanaan Dalam rangka pencapaian hasil ini selalu diusahakan pelaksanaan pengawasan mutu ( Quality Control ) , pengawasan biaya ( Cost Control ) dan pengawasan waktu pelaksanaan ( Time Control ).
Penerapan konsep manajemen konstruksi yang baik adalah mulai tahap perencanaan, namun dapat juga pada tahap – tahap lain sesuai dengan tujuan dan kondisi proyek tersebut sehingga konsep MK dapat diterapkan pada tahap – tahap proyek sebagai berikut
1. Manajemen Konstruksi dilaksanakan pada seluruh tahapan proyek. Pengelolaan proyek dengan sistem Manajemen Konstruksi, disini mencakup pengelolaan teknis operasional proyek, dalam bentuk masukan – masukan dan atau keputusan yang berkaitan dengan teknis operasional proyek konstruksi, yang mencakup seluruh tahapan proyek, mulai dari persiapan, perencanaan, perancangan, pelaksanaan dan penyerahan proyek.
2. Tim Manajemen Konstruksi sudah berperan sejak awal disain, pelelangan dan pelaksanaan proyek selesai, setelah suatu proyek dinyatakan layak (‘feasible “) mulai dari tahap disain.
3. Tim Manajemen Konstruksi akan memberikan masukan dan atau keputusan dalam penyempurnaan disain sampai proyek selesai.
4. Manajemen Konstruksi berfungsi sebagai koordinator pengelolaan pelaksanaan dan melaksanakan fungsi pengendalian atau pengawasan.

Minggu, 23 Januari 2011

Survey Bisnis Konstruksi Indonesia 2009

Beberapa waktu lalu, suatu survei tahap-1 terkirim yang bermaksud mendapatkan masukan tentang dampak dari factor-faktor dan dan luar terhadap strategi bisnis konstruksi. Perusahaan anda termasuk dalam populasi dari perusahaan konstruksi yang beroperasi di Indonesia. Survei merupakan proyek penelitian mahasiswa pasca sarjana yang dibiayai oleh Queensland University of Technology Australia.
Jika anda telah menyelesaikan dan mengembalikan survey tersebut kepada kami, perkenankan kami mengucapkan terima kasih. Jika belum, sebagaimana Survey Tahap-2 ini merupakan survey tindak-lanjut dengan anda tentang survey sebelumnya, dan kami akan sangat menbghargai jika anda dapat melengkapi daftar pertanyaan hari ini. Kami memahami bahwa ini adalah waktu yang sangat menyibukkan tahun ini, tetapi adalah hal yang sangat penting bahwa informasi tentang asset dan kapabilitas perusahaan anda termasuk dalam studi kami untuk memberi gambaran yang luas tentang bisnis konstruksi yang beroperasi di Indonesia. Survei ini memerlukan waktu sekitar 15 - 30 menit untuk dilengkapi versi cetak.
Untuk melengkapi survei ini, dimohon untuk memperhatikan instruksi sebagai berikut:
1. Survey ini akan mengkaji hubungan antara asset, kapabilititas dan kinerja perusahaan, kami menganjurkan untuk dengan singkat membaca semua faktor di Bagian Pertama, dan Daftar definisi yg tersedia sebelum membuat tanggapan akhir.
2. Untuk setiap item pertanyaan, mohon lingkari nomor yang tepat sesuai dengan jawaban anda. Terdapat tiga (3) bagian untuk diselesaikan ( Section/Bagian I, II, dan III)
3. Semua informasi dari sini akan diperlakukan dengan sangat rahasia. Semua data yang terkumpul akan dianalisa dan semua informasi tentang perusahaan/responden akan disimpan terpisah dari data survey.
4. Jika nada berkenan untuk menerima souvenir dan ringkasan hasil survey dari kami, mohon mengisi data respondend pada tempat yang tersedia di bagian akhir survey ini (hal.9).
5. Dimohon untuk melengkapi survey ini sebelum tanggal 31 Maret jika memungkinkan.. Survei yang telah diselesaikan agar dikirim melalu fax atau surat elektronik kepada M. Sapri Pamulu / Stephen Kajewski, BEE-QUT Brisbane, Australia 4001, Fax +61-7-31381170 (Internasional) or +62-21-7817235 (Lokal) atau email to m.pamulu@qut.edu.au

management consultant management project consultant management manajemen konstruksi